assalamualaikum trimakasih telah berkunjung di blog kami yg sederhana ini jangan lupa tinggal kan pesan anda

Minggu, 24 Juli 2011

Mensyuikuri Nikmat

Bimillahirrohmanirrokhim

Allhamdulillah ya Allah setiap kedip mataku ya Allah,hamba bersyukur atas nikma ini.
Banyak orang melihat tapi buta.
Setiap tarikan nafasku ya Allah hamba bersyukur atas nikmat ini.
Banyak orang mencium tetapi tdk mampu membau.
Setiap suara yg ku dengar ya Allah hamba bersyukur atas nikmat ini.
Bnyak orang yg mendengar tetapi tuli.
Setiap desir angin yg ku rasa ya Allah hanba bersyukur atas nikmat ini.
Banyak orang merasa tetapi bebal.
Setiap degup detak jantung ku ya Allah hamba bersyuki atas nikmat ini.
Banyak orang hidup tetapi mati.
Akhirnya ya Allah hamba memohon dgn amat sangat,jangan kau cabut rasa syukur hamba ini dari hati hamba,yg dapat membuat hamba buta,bebal,tuli dan mati,
Puji syukur alhamdulillah hamba ucapkan atas Engkau ya Allah,karna Engkau telah menambah kan nikmatMu pada hamba Engkau mempertemukan hamba pada seseorang khalifahmu,yg telah memberi banyak pencerahan terhadap hamba sehingga hamba dpt berubah menjadi lebih baik..
Baca Selengkapnya...

Cahaya Al Qur'an Dlm Kehidupan Manusia

Hikayat

Ada sebuah desa yang padat, gelap dan penduduknya kurang makmur. Desa ini hanya menggunakan lilin sebagai penerangannya oleh karenanya desa ini redup/gelap. Desa ini disebut "Desa KELAHIRAN". Telah tersebar di desa ini sebuah berita dari orang lain bahwa konon katanya jika kita menyusuri sebuah jalan dan goa yang berliku di arah utara, kita akan sampai pada suatu desa yang terang benderang dan sangat makmur, dimana semua penduduknya bahagia dan sentosa. Desa itu dinamakan "Desa KEBAHAGIAAN". Semua pemuda di "Desa KELAHIRAN" yang cukup umur (Baligh) akan pergi meninggalkan desanya dan melakukan perjalanan jauh bertahun-tahun untuk sampai ke "Desa KEBAHAGIAAN". Diantara mereka yang pergi dari "Desa KELAHIRAN" ada yang bisa sampai ke "Desa KEBAHAGIAAN", namun kebanyakan diantara mereka tidak bisa menemukannya dan singgah ke beberapa "Desa kecil" lain. Ada yang hanya singgah dan kemudian melanjutkan perjalanannya dan ada juga yang memutuskan untuk berhenti mencari "Desa KEBAHAGIAAN", dan tinggal menetap ke "Desa kecil" lain yang sedikit lebih baik dari "Desa KELAHIRAN". Begitu berliku, bercabang, menanjak dan gelap jalan menuju "Desa KEBAHAGIAAN" sehingga banyak orang yang tidak bisa menemukannya. Orang-orang yang telah sampai di "Desa KEBAHAGIAAN" akan tinggal disana dan menikmati kebahagian yang tiada henti. Beberapa diantara orang orang ini ada yang ingin mengajak sanak saudaranya / familinya yang ada di "Desa KELAHIRAN" dan ingin sekali memberikan petunjuk jalan menuju "Desa KEBAHAGIAAN". Lalu mereka meninggalkan "Desa KEBAHAGIAAN" dan pergi ke "Desa KELAHIRAN" untuk menyampaikan petunjuk bagi orang orang yang sedang dalam perjalanan ke "Desa KEBAHAGIAAN" dan yang bagi orang yang sedang tersesat. Orang inilah yang menyebarkan berita tentang kebenaran "Desa KEBAHAGIAAN" dan menyampaikan petunjuk bagi orang 2 yang ingin menuju ke "Desa KEBAHAGIAAN".


Kajian

1. "Desa KELAHIRAN" adalah suatu tempat dimana manusia dilahirkan dan dibesarkan sampai dewasa / baligh. Merupakan tempat awal manusia.

2. "Desa KEBAHAGIAAN" adalah suatu tempat dimana manusia telah sampai pada ridho Allah SWT dan dekat dengan Allah, sehingga Allah yang Maha Kaya memenuhi segala hajat dan kebutuhannya dan menjadikannya makmur, tenang, tentram dan damai. Merupakan tujuan manusia di Dunia.

3. Untuk menuju ke "Desa KEBAHAGIAAN" harus melalui jalan yang gelap, terjal, dan berliku

4. Supaya tidak tersesat di jalan, perlu adanya cahaya dan informasi arah/jalan menuju "Desa KEBAHAGIAAN".

5. Cahaya yang dimaksud disini adalah cahaya Al-Qur'an. Semakin banyak manusia memahami dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupannya sehari2, maka semakin terang juga cahaya yang menerangi jalan untuk menuju ke "Desa KEBAHAGIAAN".

6. "Desa kecil" adalah suatu tempat dimana manusia berhenti belajar dan mengamalkan Alqur'an (Baik sementara/singgah maupun selamanya/tinggal). Manusia yang tinggal di "Desa kecil" tidak akan pernah sampai ke "Desa KEBAHAGIAAN" karena dia sudah tidak berjalan mencari "Desa KEBAHAGIAAN".

7. Orang yang telah sampai ke "Desa KEBAHAGIAAN" adalah para Ulama yang hatinya bersih dan telah sampai pada ridho Allah. Mereka ingin menyampaikan petunjuk Allah pada orang 2 yang sedang dalam perjalanan maupun yang tersesat menuju "Desa KEBAHAGIAAN"
Baca Selengkapnya...